KEMBALI KEBERANDA

Pemprov Kalteng Pentaskan Sendratari Legenda Batu Bawui, Angkat Kearifan Lokal

369
×

Pemprov Kalteng Pentaskan Sendratari Legenda Batu Bawui, Angkat Kearifan Lokal

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya, kahayanpost.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menggelar pementasan sendratari bertajuk Legenda Batu Bawui di UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah, Rabu (26/2/2025). Pertunjukan ini menjadi bagian dari agenda rutin pelestarian seni budaya daerah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng, Adiah Chandra Sari, menegaskan bahwa kegiatan ini tak sekadar hiburan, melainkan upaya nyata membina, mengembangkan, dan melestarikan seni budaya lokal.

“Kami melibatkan para seniman yang kompeten di bidang tari, musik, dekorasi, hingga pencahayaan. Ini wujud tanggung jawab pemerintah dalam menjaga warisan budaya,” ujarnya.

Legenda Batu Bawui mengangkat kisah rakyat dari Desa Tumbang Miwan, Kabupaten Gunung Mas. Legenda ini dipercaya sebagai cerita yang benar-benar terjadi, meski mengandung unsur mitos dan sejarah.

Melalui pertunjukan ini, penonton diajak memahami nilai-nilai luhur yang diwariskan secara turun-temurun.

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran, melalui Staf Ahli (Sahli) Gubernur Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Yuas ElkoYuas Elko, mengapresiasi inisiatif Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.

“Sendratari ini adalah cerminan cipta rasa para seniman Kalteng yang berlandaskan Pancasila dan semangat Bhineka Tunggal Ika. Pelestarian budaya butuh peran aktif semua pihak, baik pemerintah maupun masyarakat,” kata Yuas.

Pemprov Kalteng berkomitmen terus mendukung pembinaan seni budaya sebagai bagian integral dari pembangunan daerah.

“Kami berharap pertunjukan ini tak hanya menghibur, tapi juga memotivasi para pelaku seni untuk semakin kreatif. Seni budaya harus menjadi daya tarik wisata dan kebanggaan masyarakat Kalteng,” ungkapnya.

Pementasan yang digelar malam itu sukses memikat penonton dengan koreografi memukau, iringan musik tradisional yang syahdu, serta tata panggung yang megah. Para hadirin pun tampak antusias dan larut dalam cerita yang disajikan. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *