BERANDAKABAR KALTENG

Transformasi Pembelajaran: SD Islam Ats-Shiqoh Adakan Pelatihan Guru di Era Digital

692
×

Transformasi Pembelajaran: SD Islam Ats-Shiqoh Adakan Pelatihan Guru di Era Digital

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya, kahayanpost.com – Dalam rangka mengembangkan keterampilan dan meningkatkan kompetensi tenaga pendidik, Sekolah Dasar (SD) Islam Ats-Shiqoh mengadakan bimbingan teknis yang berfokus pada penggunaan media pembelajaran kreatif di era digitalisasi. Acara ini diselenggarakan di lingkungan sekolah SD Islam Ats-Shiqoh, yang beralamat di Jln. Karanggan II Tanjung Pinang, Palangka Raya, dari tanggal 8 Juli s.d 10 Juli 2024.

Neneng Arini, salah satu peserta dari SD Islam Ats-Shiqoh, mengungkapkan antusiasmenya terhadap program ini.

“Kegiatan bimbingan teknis ini memberikan banyak pengetahuan dan keterampilan baru. Saya berharap kegiatan serupa dapat diadakan lebih sering, karena sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas pengajaran kami,” ujar Neneng.

Praktisi daerah Terdepan, Terpencil, dan Tertinggal (3T), Abdul Azis, yang bertindak sebagai pemateri, menekankan pentingnya inovasi dalam media pembelajaran di era digital.

“Teknologi terus berkembang dengan cepat. Oleh karena itu, kita perlu mengembangkan terobosan-terobosan baru dalam media pembelajaran untuk tetap relevan dan efektif,” jelas Abdul Azis, (10/7/2024).

Salah satu aspek menarik dari acara ini adalah diskusi interaktif antara peserta dan pemateri mengenai tantangan dan solusi dalam menciptakan media pembelajaran yang efektif di daerah-daerah yang minim akses listrik dan internet.

“Diskusi ini sangat penting karena memberikan kesempatan bagi para guru untuk berbagi ide dan pengalaman tentang cara terbaik untuk mengatasi kendala infrastruktur di daerah terpencil,” tambah Abdul Azis, yang juga merupakan Founder dari Borneo Abdul Center Foundation.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi para guru dan tenaga pendidik dalam mengembangkan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pendidikan di era digitalisasi, terutama di wilayah-wilayah yang masih menghadapi keterbatasan akses teknologi. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *