#palangkaraya #kalteng #kalimantantengah #kahayanpost #kahayanpost.com
Palangka Raya, kahayanpost.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2023, bertempat di Swiss-Belhotel Danum Palangka Raya, Rabu (22/11/2023).
Dalam sambutannya saat membuka kegiatan Rakor, Kepala Dinas PMD Prov. Kalteng Aryawan mengatakan BUMDes harus bisa eksis karena dinilai mampu menyejahterakan masyarakat desa.
“Jumlah BUMDes di Kalteng saat ini sebanyak 1.100 unit dari jumlah desa sebanyak 1.432 desa, artinya baru sekitar 70 persen dari total desa yang memiliki BUMDes. Dari 1.100 Bumdes tersebut, hanya 645 BUMDes atau 59 persen yang aktif, sementara sisanya sebanyak 458 BUMDes tidak aktif. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius bagi Pemprov Kalteng khususnya Dinas PMD,” ungkapnya.
“Dasar inilah yang memacu kita membuat inovasi, salah satunya melalui Strategi Penguatan dan Pengembangan Badan Usaha Milik Desa atau SAPEDA. Melalui inovasi ini, kita ingin memberikan solusi, bagaimana cara memperkuat dan mengembangkan unit-unit usaha BUMDes, sehingga dapat berkembang dengan baik dan ke depannya dapat menjadi garda terdepan untuk memajukan dan memandirikan desa,” tambah Aryawan.
Pada kegiatan Rakor BUMDes yang dihadiri peserta 91 orang dari Dinas PMD Kabupaten se-Kalteng dan perwakilan BUMDes se-Kalteng tersebut juga dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Dinas PMD Prov. Kalteng dengan Bank Kalteng, terkait penguatan dan pengembangan BUMDes yang ada di Kalteng. (red)












