Pangkalanbun – kahayanpost.com Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kotawaringin Barat (Kobar), Rahmat Hidayat dan Eko Soemarno, berkomitmen untuk memperluas sektor pariwisata di Kobar dengan menggali potensi wisata yang belum banyak dikenal.
Fokus mereka tidak hanya pada Taman Nasional Tanjung Puting yang sudah terkenal, tetapi juga pada berbagai destinasi lain yang memiliki daya tarik, seperti garis pantai sepanjang 156 kilometer dan danau-danau alami di wilayah ini.
Rahmat Hidayat menyatakan, selama ini Kobar lebih sering dikaitkan dengan Tanjung Puting sebagai ikon utama pariwisata. Namun, ia menekankan pentingnya mengembangkan potensi wisata lainnya untuk memastikan distribusi ekonomi yang lebih merata.
“Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa untuk memajukan daerah, perlu ada sumber pendapatan lain yang bisa menyebar di berbagai wilayah, tidak hanya terkonsentrasi di satu tempat,” katanya saat mengikuti debat publik perdana yang dilaksanakan pada Selasa (5/11/2024).
Salah satu langkah yang akan diambil adalah pengembangan potensi pantai yang terhampar di wilayah Kobar. Jika infrastruktur dan fasilitas pendukung di sepanjang pantai diperbaiki, Rahmat yakin wisatawan akan tertarik untuk mengunjungi daerah pesisir ini sebagai alternatif wisata yang tak kalah menarik dengan Tanjung Puting.
“Pantai-pantai kita memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata unggulan. Dengan peningkatan infrastruktur dan sarana pendukung, kami percaya pariwisata pantai bisa memberikan dampak ekonomi yang signifikan,” ujar Eko Soemarno, yang juga menyoroti pentingnya diversifikasi wisata.
Tak hanya pantai, pasangan ini juga menyoroti potensi wisata air di sejumlah sungai di Kobar dan rencana pengembangan Danau Seluluk yang selama ini belum digali secara maksimal. Mereka percaya bahwa keberagaman destinasi wisata akan memberikan banyak pilihan bagi para wisatawan, sekaligus menggerakkan perekonomian lokal.
“Salah satunya adalah Danau Seluluk di Desa Agramulya, yang memiliki pemandangan alam yang menawan, namun terkendala oleh kurangnya infrastruktur. Kami berencana untuk memperbaiki akses menuju tempat tersebut sehingga wisatawan dapat menikmati keindahan alam Kobar yang lebih beragam,” jelas Rahmat.
Pasangan calon ini juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha untuk mewujudkan rencana besar ini. “Untuk membangun sektor pariwisata yang berkelanjutan, diperlukan kolaborasi yang erat dalam membangun infrastruktur dan fasilitas yang mendukung,” pungkas Rahmat Hidayat.
Melalui visi dan misi ini, Rahmat dan Eko berharap dapat membuka peluang baru bagi masyarakat Kobar, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan warga melalui sektor pariwisata yang inklusif dan berkelanjutan. (red)












