BERANDAKABAR KALTENGKEMBALI KEBERANDA

Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan ke- III : Pentas Seni Pererat Persaudaraan

464
×

Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan ke- III : Pentas Seni Pererat Persaudaraan

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya, kahayanpost.com – Pagelaran Seni Karya Tradisi Pedalaman dan Pesisir turut menyemarakkan Temu Karya Taman Budaya Regional Kalimantan (TKTBRK) ke-III Tahun 2025, yang kali ini diselenggarakan oleh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Taman Budaya Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) sebagai tuan rumah.

Kegiatan tersebut dilangsungkan di halaman UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah, Jalan Temanggung Tilung XIII, Kota Palangka Raya, pada Minggu (18/5/2025), dan dihadiri oleh Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, mewakili Gubernur Kalteng.

“Sebagaimana arahan dari Bapak Gubernur, kegiatan semacam ini diselenggarakan untuk mendorong kemajuan sektor pariwisata, khususnya di wilayah Kalimantan Tengah,” tutur Yuas dalam keterangan kepada para jurnalis.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh Kalimantan Tengah, tetapi juga dihadiri oleh para perwakilan dari provinsi lain di Pulau Kalimantan, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara.

Acara ini juga menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-68 Provinsi Kalimantan Tengah, yang sekaligus bertujuan memperkenalkan kekayaan seni dan budaya serta potensi pesona alam di provinsi yang dijuluki Bumi Tambun Bungai ini.

Kepala UPT Taman Budaya Kalimantan Tengah, Wildae D. Binti, menyampaikan bahwa pertunjukan seni karya ini merupakan bagian dari keseluruhan kegiatan TKTBRK, yang pembukaannya telah berlangsung bersamaan dengan Festival Budaya Isen Mulang (FBIM) 2025 melalui parade budaya sehari sebelumnya.

“Malam ini akan dipentaskan karya seni dari wilayah pedalaman, dan esok malam akan disuguhkan karya seni tradisi pesisir. Seluruh pertunjukan seni ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 18 dan 19 Mei 2025,” ujar Wildae.

Di tempat yang sama, Kepala Subdirektorat di Direktorat Jenderal Perlindungan Kebudayaan Kemendikbudristek RI, Iskandar Eko, menegaskan pentingnya upaya pelestarian kebudayaan.

“Kebudayaan adalah identitas kita, dan mencerminkan jati diri bangsa,” ungkapnya.

Ia menyatakan bahwa pihaknya akan terus mendukung dan menjembatani kerja sama dengan pemerintah daerah guna melaksanakan berbagai kegiatan seni dan budaya secara berkelanjutan.

Ketua Forum Taman Budaya se-Indonesia, Ary Heriyanto, juga menyampaikan apresiasi terhadap terselenggaranya kegiatan TKTBRK ini.

“Apalagi kawasan regional Kalimantan menjadi wilayah pertama di Indonesia yang menggelar acara ini. Tentu saja, hal ini dapat menjadi contoh dan diikuti oleh provinsi-provinsi lainnya di tanah air,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Ary menyampaikan penghargaan khusus kepada Provinsi Kalimantan Tengah sebagai salah satu pelopor dalam mempererat persatuan dan kesatuan NKRI melalui jalur seni dan budaya. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *