BERANDAKABAR KALTENGKEMBALI KEBERANDA

Wagub Kalteng Buka Musda IKA-SKMA, Tegaskan Peran Alumni dalam Pelestarian Hutan

197
×

Wagub Kalteng Buka Musda IKA-SKMA, Tegaskan Peran Alumni dalam Pelestarian Hutan

Sebarkan artikel ini

Palangka Raya, kahayanpost.com – Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Ikatan Alumni Sekolah Kehutanan Menengah Atas (IKA-SKMA) Kalimantan Tengah Tahun 2025 yang berlangsung di Aquarius Boutique Hotel, Palangka Raya, pada Sabtu (14/6/2025).

Musda yang digelar setiap lima tahun ini mengangkat agenda utama pemilihan Ketua Pengurus Daerah (Pengda) IKA-SKMA Kalteng untuk masa bakti 2025–2030.

Dalam sambutannya, Edy Pratowo menekankan pentingnya peran organisasi masyarakat, termasuk para alumni sekolah kehutanan, dalam menjaga persatuan dan kerukunan di tengah keberagaman sosial masyarakat Kalimantan Tengah.

“Organisasi seperti IKA-SKMA menjadi wadah strategis dalam merajut persatuan dan kesatuan bangsa, sejalan dengan falsafah Huma Betang dan semangat Belom Bahadat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Edy juga menyampaikan harapan Gubernur agar Musda ini menjadi momentum penting bagi anggota IKA-SKMA untuk mempererat silaturahmi, mengevaluasi pencapaian organisasi, serta merumuskan program kerja yang lebih baik ke depan. Ia mendorong para anggota untuk terus berkarya dan berkontribusi dalam pembangunan daerah, khususnya pada sektor kehutanan.

“Pelestarian hutan merupakan faktor penting dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. Hal ini dapat diwujudkan melalui berbagai langkah seperti rehabilitasi hutan dan lahan, konservasi sumber daya alam, perhutanan sosial, pengendalian kebakaran hutan dan lahan, serta mitigasi bencana banjir,” jelasnya.

Edy juga mengajak seluruh anggota IKA-SKMA untuk mendukung visi pembangunan nasional berkelanjutan sebagaimana tertuang dalam Asta Cita Presiden, terutama dalam mewujudkan ketahanan pangan, air, dan energi.

“Ketahanan pangan tidak dapat dicapai tanpa ketersediaan air yang memadai, dan hal itu sangat bergantung pada kelestarian hutan. Di sinilah peran penting IKA-SKMA sebagai wadah persatuan para rimbawan,” tegasnya.

Sebagai informasi, Sekolah Kehutanan Menengah Atas (SKMA) kini telah bertransformasi menjadi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Kehutanan Negeri. Para alumninya tersebar di berbagai sektor, baik pemerintahan maupun swasta, dan tergabung dalam IKA-SKMA yang telah berbadan hukum berdasarkan keputusan Kementerian Hukum dan HAM, dengan kepengurusan di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota di seluruh Indonesia. (red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *